Wednesday, February 22, 2012

Binasalah Kehidupan Yang Penuh Leka dan Lalai!



Perjalanan kehidupan manusia tidak banyak perbezaannya.. Saban hari disibukkan dengan urusan harian... dari menyelesaikan tugas di tempat kerja sehinggalah menguruskan keluarga di rumah.. Patutkah kita berasa selesa? Mungkin kita sering terlupa bahawa setiap saat yang kita lalui ada tuntutan dan bayaran yang perlu dilunaskan.. Namun, kebanyakan masa hanya diisi mengikut kehendak hati tanpa mempedulikan kehendak  pemilik masa dan tubuh yang terus bernafas tadi..Keinginan demi keinginan dipenuhi sehingga terus terleka tak sedar usia semakin tua dan masa semakin suntuk.

Sedarkah kita bahawa dengan hanya membiarkan masa itu berlalu tanpa ada usaha untuk memenuhi kehendak Allah adalah satu kebinasaan dan kerugian?

Ini lah dia kebinasaan yang datang bukan dari dosa dan kehajatan yang nyata,  tetapi hanya sekadar berpunca dari sikap lalai dan leka. Siapa kata duduk rumah tak buat apa-apa dosa besar, hanya tengok TV dan layan kerenah anak-anak dan boleh kembali kepada Allah dengan tenang dan yakin. Masakan tidak ada kerisauan kalau amalan harian penuh dengan perkara yang meleka dan melalaikan?

Kanapa kita lalai..Kemewahan hidup telah menipu dan melalaikan kita..
"Wahai umat manusia, sesungguhnya janji Allah (membalas amal kamu) adalah benar; maka janganlah kamu diperdayakan oleh kemewahan hidup di dunia, dan janganlah Syaitan yang menjadi sebesar-besar penipu itu berpeluang menyebabkan kamu terpedaya dengan (kemurahan) Allah (lalu kamu lalai dan menderhaka)."-ayat 6, Surah Faatir

"Dan tidak (dinamakan) kehidupan dunia melainkan permainan yang sia-sia dan hiburan yang melalaikan: dan demi sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Oleh itu, tidakkah kamu mahu berfikir?"- ayat 33, Surah Al An'aam

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu dilalaikan oleh (urusan) harta benda
kamu dan anak-pinak kamu daripada mengingati Allah (dengan menjalankan perintahNya).
Dan (ingatlah), sesiapa yang melakukan demikian, maka mereka itulah orang-orang yang
rugi."- ayat 10, Surah Al-Munafiquun "Sesungguhnya mereka sebelum itu dilalaikan oleh kemewahan (dunia, dari mengingati hukum Tuhan)."- ayat 46, Surah Al-Waaqi'ah

"Ketahuilah bahawa (yang dikatakan) kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah (bawaan hidup yang berupa semata-mata) permainan dan hiburan (yang melalaikan) serta perhiasan (yang mengurang), juga (bawaan hidup yang bertujuan) bermegah-megah di antara kamu (dengan kelebihan, kekuatan, dan bangsa keturunan) serta berlumba-lumba membanyakkan harta benda dan anak pinak; (semuanya itu terhad waktunya) samalah seperti hujan yang (menumbuhkan tanaman yang menghijau subur) menjadikan penanamnya suka dan tertarik
hati kepada kesuburannya, kemudian tanaman itu bergerak segar (ke suatu masa yang tertentu), selepas itu engkau melihatnya berupa kuning; akhirnya ia menjadi hancur bersepai; dan (hendaklah diketahui lagi, bahawa) di akhirat ada azab yang berat (di sediakan bagi golongan yang hanya mengutamakan kehidupan dunia itu), dan (ada pula) keampunan besar serta keredaan dari Allah (disediakan bagi orang-orang yang mengutamakan akhirat). Dan (ingatlah, bahawa) kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya."- Ayat 21, Surah Al-Hadiid

"(Ibadat itu dikerjakan oleh) orang-orang yang kuat imannya yang tidak dilalaikan oleh perniagaan atau berjual-beli daripada menyebut serta mengingati Allah, dan mendirikan sembahyang serta memberi zakat; mereka takutkan hari (kiamat) yang padanya berbalik-balik hati dan pandangan." Ayat 39, Surah An Nuur
"Kalau sudah demikian, adakah Allah yang menciptakan semuanya itu sama seperti makhluk makhluk yang tidak menciptakan sesuatu? Maka patutkah kamu lalai sehingga kamu tidak mahu beringat serta memikirkannya?" Ayat 18, Surah Al-Nahl




Siapa kata orang lalai tak jadi apa apa? lihatlah ancaman Allah dan penyesalan mereka yang lalai..

"Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk neraka jahanam banyak dari jin dan manusia yang mempunyai hati (tetapi) tidak mahu memahami dengannya (ayat-ayat Allah), dan yang mempunyai mata (tetapi) tidak mahu melihat dengannya (bukti keesaan Allah) dan yang mempunyai telinga (tetapi) tidak mahu mendengar dengannya (ajaran dan nasihat); mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi; mereka itulah orang-orang yang lalai." - Ayat 180, Surah Al-A'raaf

Allah tidak lagi akan mempedulikan nasib orang yang lalai..

"Lalu dikatakan kepada mereka: "Oleh sebab kelalaian kamu) maka rasalah azab seksa kerana kamu melupai pertemuan hari kamu ini. Sesungguhnya Kami pun tidak hiraukan keselamatan kamu lagi; dan (dengan yang demikian) rasalah azab yang kekal dengan sebab apa yang kamu telah kerjakan".  Ayat 15, Surah As-Sajdah

"(Tuhan berfirman: Orang-orang kafir itu ialah) orang-orang yang menjadikan perkara-perkara ugama mereka sebagai hiburan yang melalaikan dan permainan, dan orang-orang yang telah terpedaya dengan kehidupan dunia (segala kemewahannya dan kelazatannya). Oleh itu, pada hari ini (hari kiamat), Kami lupakan (tidak hiraukan) mereka sebagaimana mereka telah lupa (tidak hiraukan persiapan-persipan untuk) menemui hari mereka ini, dan juga kerana mereka selalu mengingkari ayat-ayat keterangan Kami." - Ayat 52, Surah Al-A'raaf



Orang yang lalai matinya dalam keadaan terbeliak (terkejut/dikejutkan dari kelalaian)

"(Serta dikatakan kepadanya): "Demi sesungguhnya! Engkau di dunia dahulu berada dalam keadaan lalai tentang (perkara hari) ini, maka kami hapuskan kelalaian yang menyelubungimu itu, lalu pandanganmu pada hari ini menjadi tajam (dapat menyaksikan dengan jelasnya perkara-perkara hari akhirat)". - Ayat 23, Surah Qaaf


 



Ancaman bagi orang yang lalai dalam sembanhyang 

"(Kalau orang yang demikian dikira dari bilangan orang-orang yang mendustakan ugama), maka kecelakaan besar bagi orang-orang Ahli Sembahyang, (laitu) mereka yang berkeadaan lalai daripada menyempurnakan sembahyangnya "- Ayat 4&5, Surah Al-Maa'uun





Orang yang lalai akan terus lalai dan mereka tidak sedar mereka sedang lalai...Mereka terus lalai sampai mati..

"Kamu telah dilalaikan (daripada mengerjakan amal bakti) oleh perbuatan berlumba-lumba untuk mendapat dengan sebanyak-banyaknya (harta benda, anak-pinak pangkat dan pengaruh), Sehingga kamu masuk kubur.Jangan sekali-kali (bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak (akibatnya yang buruk semasa hendak mati)!" Ayat 1&2, Surah At-Takaathur "(Sekalipun demikian, orang-orang yang ingkar tidak juga berfikir) bahkan hati mereka tenggelam di dalam kejahilan, lalai daripada (memahami ajaran Al-Quran) ini; dan mereka pula mempunyai lagi amal-amal (yang jahat) selain dari itu, yang mereka terus-menerus mengerjakannya;"- Ayat 3, Surah Al-Mu'minun"Sedarlah wahai orang-orang yang lalai. (Sebenarnya kamu tidak ingatkan kesudahan kamu) bahkan kamu sentiasa mencintai (Kesenangan dan kemewahan dunia) yang cepat habisnya." - Ayat 21, Surah Al-Qiaamah

"Biarkanlah mereka makan dan bersenang-lenang dengan kemewahan dunia dan dilalaikan oleh angan-angan (daripada bertaubat dan insaf); kemudian mereka akan mengetahui kelak (bencana perbuatan mereka)." - Ayat 4, Surah Al-Hijr


"Mereka itulah orang-orang yang telah dimeteraikan Allah Taala hati mereka dan pendengaran mereka serta penglihatan mereka; dan merekalah orang-orang yang lalai." -  Ayat 109, Surah Al-Nahl

 
Orang yang lalai itu jahil, sombong dan hanya mengikut sangkaan semata mata

"Binasalah orang-orang yang sentiasa mengeluarkan pendapat dengan cara agak-agak sahaja, (Iaitu) orang-orang yang tenggelam alam kejahilan, serta lalaikan (hari pembalasan)." -Ayat 11&12, Surah "Sedang kamu adalah orang-orang yang sombong angkuh, lagi yang melalaikan kewajipan?"- Ayat 62, Surah An-Najm Adz-Dzaariyaat

Al-Anbiyaa
'"Telah hampir datangnya kepada manusia hari perhitungan amalnya sedang mereka dalam kelalaian, tidak hiraukan persediaan baginya."[2]"Tidak datang kepada mereka itu sebarang peringatan yang diturunkan dari Tuhan mereka lepas satu: satu, melainkan mereka memasang telinga mendengarnya sambil mereka
mempermain-mainkannya -[3]Dengan keadaan hati mereka leka daripada memahami dan mengamalkan maksudnya."




Sahabat yang hidupnya penuh dengan kelalaian pun perlu dijauhkan..
 
Dan jadikanlah dirimu sentiasa berdamping rapat dengan orang-orang yang beribadat kepada Tuhan mereka pada waktu pagi dan petang, yang mengharapkan keredaan Allah sematamata; dan janganlah engkau memalingkan pandanganmu daripada mereka hanya kerana engkau mahukan kesenangan hidup di dunia; dan janganlah engkau mematuhi orang yang Kami ketahui hatinya lalai daripada mengingati dan mematuhi pengajaran Kami di dalam Al- Quran, serta ia menurut hawa nafsunya, dan tingkah-lakunya pula adalah melampaui kebenaran. - Ayat 29, Surah Al-Kahf



Pelaburan untuk perkara yang melalaikan orang lain pun diancam azab Allah

"Dan ada di antara manusia: orang yang memilih serta membelanjakan hartanya kepada cerita cerita dan perkara-perkara hiburan yang melalaikan; yang berakibat menyesatkan (dirinya dan orang ramai) dari ugama Allah dengan tidak berdasarkan sebarang pengetahuan; dan ada pula orang yang menjadikan ugama Allah itu sebagai ejek-ejekan; merekalah orang-orang yang akan beroleh azab yang menghinakan."- Ayat 7, Surah Luqman


Ini lah ubat untuk orang yang lalai... Siapa nak beri peringatan kepada kita?

"Supaya engkau memberi peringatan dan amaran kepada kaum yang datuk neneknya telah lama tidak diberikan peringatan dan amaran; sebab itulah mereka lalai."- Ayat 7, Surah Yaa Siin.



Dan sebutlah serta ingatlah akan Tuhanmu dalam hatimu, dengan merendah diri serta dengan perasaan takut (melanggar perintahnya), dan dengan tidak pula menyaringkan suara, pada waktu pagi dan petang dan janganlah engkau menjadi dari orang-orang yang lalai." - Ayat 206, Surah Al-A'raaf



"Dan berilah amaran (wahai Muhammad) kepada umat manusia seluruhnya tentang hari penyesalan iaitu hari diselesaikan perbicaraan perkara masing-masing pada masa mereka (yang ingkar) di dunia ini berada dalam kelalaian serta mereka pula tidak mahu beriman." - Ayat 40, Surah Maryam




"Dan (ingatlah wahai Muhammad) ketika Tuhanmu mengeluarkan zuriat anak-anak Adam (turun-temurun) dari (tulang) belakang mereka, dan Ia jadikan mereka saksi terhadap diri mereka sendiri, (sambil Ia bertanya dengan firmanNya): "Bukankah Aku tuhan kamu?" Mereka semua menjawab: "Benar (Engkaulah Tuhan kami), kami menjadi saksi". Yang demikian supaya kamu tidak berkata pada hari kiamat kelak: "Sesungguhnya kami adalah lalai (tidak diberi peringatan) tentang (hakikat tauhid) ini".- Ayat 173, Surah Al-A'raaf



Dari itu berilah peringatan hatta peringatan itu hanya untuk diri sendiri .. Paling tidak kita tidak dipersalahkan oleh orang yang lalai ataupun dipersalahkan oleh diri sendiri kerana gagal untuk memberi peringatan .. 

Kerana peringatan itu adalah ubat bagi mereka yang lalai dan penyelamat dari kebinasaan yangb tidak tertanggung.. Wallahua'lam 


No comments:

Post a Comment