Sunday, February 7, 2021

BERPAKAT DENGAN KAFIR TUMBANGKAN KERAJAAN ISLAM? JAWABLAH DEPAN ALLAH

 





Oleh kerana sehingga kini masih tiada jawapan dari Zahid Hamidi mahupun Najib Razak berkenaan kesanggupan mereka bersama Anwar dan DAP. Malah dalam masa yang sama mereka terus membawa pelbagai isu seiring dengan kehendak Anwar dan DAP untuk melemahkan kerajaan. Maka kita sebagai ummat Islam perlu bertindak mematahkan perancangan mereka ini. 


Berikut ini adalah Dalil2 dari Quran larangan memilih pemimpin kafir untuk memimpin umat Islam :


1. Al-Qur’an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin


QS. 3. Aali ‘Imraan : 28.


“Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu).”


QS. 4. An-Nisaa’ : 144.


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu) ?”


QS. 5. Al-Maa-idah : 57.


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi PEMIMPINMU, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.”


2. Al-Qur’an melarang menjadikan orang kafir sebagai Pemimpin walau Kerabat sendiri :


QS. 9. At-Taubah : 23.


“Hai orang-orang beriman, janganlah kamu jadikan BAPAK-BAPAK dan SAUDARA-SAUDARAMU menjadi WALI (PEMIMPIN / PELINDUNG) jika mereka lebih mengutamakan kekafiran atas keimanan, dan siapa di antara kamu yang menjadikan mereka wali, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”


QS. 58. Al-Mujaadilah : 22.


“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekali pun orang-orang itu BAPAK-BAPAK, atau ANAK-ANAK atau SAUDARA-SAUDARA atau pun KELUARGA mereka. Mereka itulah orang-orang yang telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada- Nya. Dan dimasukan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya hizbullah itu adalah golongan yang beruntung.”


3. Al-Qur’an melarang menjadikan orang kafir sebagai teman setia


QS. 3. Aali ‘Imraan : 118.


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi TEMAN KEPERCAYAANMU orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.”


QS. 9. At-Taubah : 16.


“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi TEMAN SETIA selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman ? Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”


4. Al-Qur’an melarang saling tolong dengan kafir yang akan merugikan umat Islam


QS. 28. Al-Qashash : 86.


“Dan kamu tidak pernah mengharap agar Al-Quran diturunkan kepadamu, tetapi ia (diturunkan) karena suatu rahmat yang besar dari Tuhanmu, sebab itu janganlah sekali-kali kamu menjadi PENOLONG bagi orang-orang kafir.”


QS. 60. Al-Mumtahanah : 13.


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu jadikan PENOLONGMU kaum yang dimurkai Allah. Sesungguhnya mereka telah putus asa terhadap negeri akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur berputus asa.”


5. Al-Qur’an melarang mentaati orang kafir untuk menguasai muslim


QS. 3. Aali ‘Imraan : 149-150.


“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu MENTAATI orang-orang yang KAFIR itu, niscaya mereka mengembalikan kamu ke belakang (kepada kekafiran), lalu jadilah kamu orang-orang yang rugi. Tetapi (ikutilah Allah), Allah lah Pelindungmu, dan Dialah sebaik-baik Penolong.”


6. Al-Qur’an melarang beri peluang kepada orang kafir sehingga menguasai muslim


QS. 4. An-Nisaa’ : 141.


“…… dan Allah sekali-kali tidak akan MEMBERI JALAN kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman.”


7. Al-Qur’an memvonis munafiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin


QS. 4. An-Nisaa’ : 138-139.


“Kabarkanlah kepada orang-orang MUNAFIQ bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih. (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu ? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah.”


8. Al-Qur’an memvonis ZALIM kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin


QS. 5. Al-Maa-idah : 51.


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang ZALIM.”


9. Al-Qur’an memvonis fasiq kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin


QS. 5. Al-Maa-idah : 80-81.


“Kamu melihat kebanyakan dari mereka tolong-menolong dengan orang-orang yang kafir (musyrik). Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka sediakan untuk diri mereka, yaitu kemurkaan Allah kepada mereka; dan mereka akan kekal dalam siksaan. Sekiranya mereka beriman kepada Allah, kepada Nabi dan kepada apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), niscaya mereka tidak akan mengambil orang-orang musyrikin itu menjadi penolong-penolong, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang FASIQ.”


10. Al-Qur’an memvonis sesat kepada muslim yang menjadikan kafir sebagai pemimpin


QS. 60. Al-Mumtahanah : 1.


“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah TERSESAT dari jalan yang lurus.”


11. Al-Qur’an mengancam azab bagi yang jadikan kafir sbg Pemimpin / Teman Setia


QS. 58. Al-Mujaadilah : 14-15.


“Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang menjadikan suatu kaum yang dimurkai Allah sebagai teman ? Orang-orang itu bukan dari golongan kamu dan bukan (pula) dari golongan mereka. Dan mereka bersumpah untuk menguatkan kebohongan, sedang mereka mengetahui. Allah telah menyediakan bagi mereka AZAB yang sangat keras, sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.”


12. Al-Qur’an mengajarkan doa agar muslim tidak menjadi sasaran fitnah orang kafir


QS. 60. Al-Mumtahanah : 5.


“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (SASARAN) FITNAH bagi orang-orang kafir. Dan ampunilah kami ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”


Apapun propaganda dan fitnah yang dimainkan agar timbul kebencian sesama Melayu Islam , ingatlah ia hanya melemahkan dan merugikan bangsa Melayu itu sendiri. Allah lebih tahu apa yang terbaik untuk hambanya dan larangan yang banyak disebut dalam ayat2 AlQuran tentang hal ini cukup jelas pihak mana yang perlu ditentang dan kita semua akan ditanya tentang pendirian kita di hadapan Allah kelak.. Dunia sementara.. Akhirat kampung kekal abadi...

Wednesday, January 6, 2021

NAJIB TIDAK SETABAH ANWAR UNTUK DIPENJARAKAN

 




EX CEO 1MDB nyatakan dalam Mahkamah bahawa syarikat permodalan negara itu ditubuhkan untuk menyumbang dana kepada UMNO. Masalahnya kalau nak salurkan duit tu semua memanglah dengan cara yang tidak sah. Jadi ahli UMNO yang menyedari hal ini perlu berikan sokongan kepada NAJIB kerana apa yang beliau buat sehingga akan dihukum penjara adalah demi UMNO. 


Jangan hairanlah apabila pelbagai tekanan dan serangan dilancarkan terhadap Kerajaan PN secara tersusun oleh UMNO dan cara yang paling berkesan untuk mengelakan Najib dari dipenjara ialah dengan menumbangkan kerajaan PN atau pembubaran Parlimen. 


UMNO sebenarnya boleh terus kekal tenang bersama kerajaan PN setelah penyingkiran PH dan terus fokus membuktikan prestasi yang cemerlang untuk menambat hati rakyat. Namun apa yang berlaku pada hari ini ialah Presiden UMNO yang diketahui merupakan proksi Najib cuba mempergunakan kedudukan UMNO sebagai suara terbanyak dalam kerajaan PN untuk mencari jalan keluar dari pertuduhan dan hukuman yang telah diputuskan oleh mahkamah. 


Pergeseran ini amat tidak menyenangkan rakyat kerana ia JELAS hanyalah masalah sebuah parti politik dan tokohnya, BUKAN MASALAH NEGARA. Jalan undang2 yang dimulakan dari zaman kerajaan PH ini tidak akan menyebelahi Najib. UMNO tidak boleh biarkan Najib bersendirian menghadapi hukuman. Najib tidak setabah Anwar yang meringkuk dalam penjara bertahun2. Bohonglah jika kata Najib tidak buat apa2 untuk mengelak dari dipenjarakan. 


Akhirnya rakyatlah yang terpaksa menghadapi ketidaktentuan politik negara. Pelabur menjauhkan diri dan kes jangkitan semakin tidak terkawal apabila kerajaan hilang tumpuan.

Sunday, January 3, 2021

APA MESEJ YANG RAKYAT DAPAT APABILA UMNO TOLAK PPBM?

 




Mesej yang rakyat dapat untuk PRU 15.. 


Ahli UMNO boleh di beli dan dicuri.. oleh yang demikian kerjasama dengan parti kecil itu perlu ditamatkan. 


Mesej ketika UMNO menang banyak PRK sebelum ini adalah MELAYU PERLU BERSATU untuk tumbangkan kerajaan PH. 


Orang Melayu tahu PPBM yang berjaya tumbangkan PH dan kemenangan UMNO dalam banyak PRK sungguhpun tidak mampu menukar kerajaan tetapi mesej kesungguhan rakyat untuk melihat kerajaan PH tumbang amat jelas. Oleh itu PPBM BUKANLAH MUSUH bagi mereka yang bersungguh2 menangkan UMNO dalam banyak PRK sebelum ini.  Yang menjadikan PPBM MUSUH hanyalah UMNO kerana berebutkan kuasa. 


RAKYAT TAK SUKA UNDI PARTI YANG SIBUK BEREBUT KUASA DAN ITU BUKANLAH SEBAB UMNO MENANG BANYAK PRK SEBELUM INI.


UMNO sebenarnya cuba mencari justifikasi tindakan mereka merobohkan kerjasama dengan PPBM agar orang melayu tidak menghukum mereka..


UMNO perlu bertanding sebanyak kerusi yang boleh untuk memberi peluang ahlinya merebut jawatan dam sekaligus mengembalikan status monopoli UMNO dalam pembentukan kerajaan (jika UMNO berjaya bentuk kerajaanlah). 


Adakah UMNO dalam keadaan yang cukup baik ketika melangkah masuk ke dalam gelanggang berdepan dengan PPBM dalam PRU 15 nanti?


Jika UMNO mahu menang PRU, jelas UMNO perlu mengutamakan aspirasi rakyat. Akar umbi yang membawa usul penolakkan PPBM hanyalah isu dalaman parti yang tiada kaitan dengan kehendak rakyat. Aspirasi rakyat terutama orang melayu ketika ini ialah semua parti politik orang Melayu perlu saling mengukuhkan untuk memastikan PH tidak kembali berkuasa dan kerajaan dibentuk perlu tidak boleh digugat. 


PERSOALANNYA..  Apa mesej yang rakyat dapat apabila UMNO tolak kerjasama dengan PPBM?

Sunday, December 27, 2020

RAMAI TAK FAHAM TETANG JIHAD EBIT LEW

 






Telah diberitahukan bahawa ummat zaman akhir mereka bertuhankan MAL.. Ataupun harta dan kekayaan. 


Bangkit dari tidur hingga kembali beradu lewat malam sibuk memikirkan tentang kekayaan dan terus memasang impian untuk mendapatkannya. 


Harta dan kekayaan menjadi tujuan hidup mereka. Hatta jika ada sepotong ayat dalam alquran dapat digunakan untuk mendapatkan kekayaan mereka pasti akan gunakannya. 


Apabila jumpa ustaz mereka berharap ustaz dapat berikan nasihat amalan yang menambahkan rezki. Sungguhpun ada amalan dilakukan namun dari awal niatnya hanyalah untuk mendapatkan kekayaan padahal hikmah amalan adalah untuk mendidik manusia membuang cinta kepada dunia dan nikmatnya. 


Apa yang tidak dibinasakan akibat penyembahan manusia kepada kekayaan? perhubungan keluarga.. isteri dan anak2. kawan2.. Tanggungjawab sebagai penguasa.. pemegang amanah.. semuanya berantakan kerananya. Mahu bukti apa lagi? 


Kita diselubungi dan dikelilingi oleh penyembah kekayaan. Orang yang tidak mahukan kekayaan dan menaburkan wang ringgit miliknya kepada orang lain adalah perbuatan yang cukup menggoncangkan jiwa si penyembah kekayaan. 


Jika dibuat secara rahsia tidak mahu amalan kekal menjadi asing.. Apabila dibuat secara terang terangan dituduh mahu menunjuk2. 


Pokoknya ada yang panas dan tercabar apabila tuhannya diancam. Mereka yang terlalu cintakan kekayaan enggan pula membantu orang lain akan dipandang serong oleh masyarakat yang mula membuka mata. 


Mereka akan dipaksa mengeluarkan harta kekayaan untuk diberikan kepada orang lain. Maknanya mereka perlu ada rasa TIDAK MAHU kepada kekayaan itu. 


Bagaimana ia boleh terjadi apabila sekian lama kekayaan itu ingin dikecapi diletakkan usaha siang dan malam tiba2 saja terpaksa diberikan kepada orang lain begitu saja? 


Itulah jihad sebenar umat Islam jika mereka benar2 diberikan kefahaman tentang agama yang Allah turunkan. Contoh kehidupan Nabi dan para sahabat cukup jelas memperlihatkan kesederhanaan terhadap keinginan mereka kepada kehidupan dunia. 


Benarlah tamsilan ulama jika seorang sahabat Nabi diberi peluang sehari untuk melihat keadaan orang Islam pada hari ini sudah pasti beliau katakan kita semua sudah gila. Malah tersasar jauh dari agama. 


Saya berharap kehadiran insan bernama Ebit Lew yang ketika ini cukup berpengaruh dengan susunan agenda serta strategi media yang disusun kemas sedikit sebanyak dapat memberikan kesan kepada diri kita untuk bertindak menggerakkan tangan menabur kebaikan merebut keredhoan iaitu perbuatan yang mencuri perhatian dan menarik kasih sayang Allah kepada kita. 


Allah suka hambanya yang meninggalkan tuhan kekayaan untuk kembali kepadaNya. Kesukaan Allah dan kecintaan Allah terhadap perbuatan kebaikan membantu orang lain itu kesannya dapat dirasai serta merta dalam jiwa kita yang selama ini kering dan layu. 


Tetapi hati2lah jangan ada sedikit rasa mengharapkan balasan kekayaan didunia ini melainkan kita sanggup korbankan nilainya lebih dari pada itu. Sedikit pun jangan beri ruang kecintaan kepada kekayaan dalam hati kita jika kita benar2 mahu menjadi penyembah hanya kepada Allah.

Friday, December 11, 2020

MUDAH LUPA MASALAH BESAR MANUSIA

 


Dalam solat berapa kali kita sebut Allahuakbar? Tapi setiap kali itulah selain Allah masuk dalam fikiran kita sepanjang waktu dalam solat. Berapa banyak kali sebutan Allahuakbar itu diulang menunjukkan betapa mudahnya manusia jadi lalai dan lupa. Dalam kiraan saat hati manusia boleh dipalingkan malah ada yang tidak sedar hingga solat selesai. Solat tanpa khusyuk tiada nilai apa2 disisi Allah. Kehidupan tanpa ibadah adalah kehidupan yang sia sia dan hanya menanti kebinasaan di akhirat. 

Manusia tanpa sedari setiap saat bergelut untuk mempertahankan destinasi selepas mati sama ada pulang ke kampung syurga atau tersesat di dalam neraka. Setiap saat itu mereka tewas dan kebanyakkannya makan bertahun lamanya sehingga perlukan jalan yang terlalu jauh untuk kembali memahami tujuan hidup mereka. 


Amal ibadah yang pada zahirnya kelihatan mudah dan ringkas seperti Solat dan Zikir sebenarnya membawa kesan yang cukup besar terhadap manusia terutama sekali dalam mengatasi masalah semulajadi manusia iaitu mudah lupa. Tahukah kita masalah mudah lupa ini jika tidak dapat diatasi dengan kesungguhan dalam ibadah solat dan zikir ini boleh menyebabkan diri kita TERSESAT ke dalam neraka? 


Mudah lupa adalah MASALAH BESAR bagi manusia. Sebab itu ibadah manusia Allah turunkan dengan cara yang BERULANG-ULANG malah solat pada asalnya bukan lah 5 waktu sahaja. ALLAH lebih tahu kelemahan manusia namun apabila waktu solat dikurangkan hingga tinggal hanya 5 waktu sahaja lihatlah apa yang terjadi kepada manusia.. Manusia terus lupa dan membinasakan diri sendiri tanpa sedar hanya kerana lupa. 


Manusia perlu kembali latih mulut untuk sentiasa berzikir setiap saat walaupun ada yang akan kata perbuatan itu seperti orang yang sudah gila. Penyesalan apabila lupa itu lebih daripada gila. Berzikir dan membesarkan Allah dengan kalimahNya membantu manusia memahami kalimah ALLAHUAKBAR yang diulang-ulang dalam solat. Apa yang difikirkan ketika solat itu adalah bukti siapakah yang manusia lebih besarkan dalam kehidupan mereka. 


Saturday, November 14, 2020

NAJIB DAN UMNO TIDAK BERMINAT NAK BANTU RAKYAT DALAM ISU KWSP. HANYA JADI ALAT BAGI PARLIMEN DIBUBARKAN UNTUK DAPAT KUASA

 

Sepatutnya tak perlu layan tuntutan Najib Razak untuk keluarkan akaun 1 KWSP. Cara bagaimana pun ia diluluskan percayalah Najib akan mengeluarkan helah untuk menekan kerajaan dan seterusnya menggagalkan kelulusan bajet yang amat diperlukan rakyat ini. BUKTINYA, Najib kini menjadikan KWSP sasaran sebagai penyelesaian tuntas untuk keseluruhan masalah yang berpunca dari pendemik. Maka kewangan KWSP terus ditekan dan isu terus dimainkan kerana beliau mahu kata dua "sokongan bersyarat" dalam perbahasan bajet sebelum ini berpihak kepada kegagalan kerajaan untuk dipenuhi yang akhirnya menyebabkan block Barisan Nasional yang diwakili beliau menarik sokongan terhadap bajet. 


Apa yang akan terjadi kepada negara jika ia berlaku? Maka apa yang dibimbangkan oleh rakyat Malaysia iaitu pembubaran parlimen serta PRU 15 akan mengambil tempat. Perbelanjaan untuk menampung gaji frontliner dan seluruh peruntukan bajet untuk bantuan kepada rakyat akan ditangguh sehingga kerajaan baru dibentuk dan kemudian membentangkan belanjawan mereka pula. Ya semua ini berlaku dalam keadaan rakyat perlukan kerajaan tetap fokus menangani wabak untuk menyelamatkan nyawa rakyat dari menerima nasib seperti negara2 mempunyai jumlah korban yang sangat mengerikan. 


Mengapa PRU lebih penting bagi Najib dan UMNO dari rakyat?


Penting bagi Najib dan UMNO untuk menggulingkan PM kerana tekanan dari akar umbi terhadap pemimpin yang dilihat lemah dan tak berdaya berdepan dengan PM sangat membuat mereka rasa terhina. Mereka lupa bahawa sebenarnya mereka telah pun terlalu lemah apabila menghadapi PRU 14 dan hanya boleh menang jika bergabung dengan PAS. Dengan adanya PPBM maka gabungan ini bakal mewujudkan kerajaan dibawah suara wakil rakyat MELAYU ISLAM semakin kukuh. 


Itu masalah UMNO. Masalah Najib pula sudah tentu disebabkan keputusan mahkamah terhadap kes SRC beliau menjadi punca utama PM perlu digulingkan. Sangat mudah untuk baca percaturan kali ini. Sebahagian ahli parlimen UMNO sudahpun meluahkan rasa risau dengan gerakan politik UMNO yang diketuai Najib ini bakal meruntuhkan kerajaan gabungan melayu Islam.  


Rakyat akan melihat dengan jelas perebutan kuasa sesama Melayu Islam sebaik sahaja parlimen dibubarkan. Malah akan lebih rancak apabila PAS yang terlebih dahulu berikrar untuk tetap bersama2 PM bakal memperlihatkan UMNO sebagai parti yang perlu dijauhi kerana sikap mereka yang angkuh dan sombong tidak sesuai untuk berada dalam gabungan dan boleh membawa risiko kepada kerajaan yang bakal dibentuk. 


Maka sedarlah kita semua bahawa Najib dan UMNO dalam kemelut yang terlalu mendesak untuk mendapatkan kuasa. Mereka sebenarnya tidak peduli tentang kesusahan rakyat. Itu bukan perkara utama buat masa ini. Isu KWSP hanya alat untuk mereka mempermainkan rakyat bagi mencapai matlamat mereka. Mungkin itu pilihan terbaik yang mereka ada namun bagi rakyat terutama sekali BANGSA MELAYU ISLAM maka ia satu tindakan yang merugikan dan tidak sensitif kepada penderitaan yang ditanggung kebanyakkan rakyat pada masa ini. 


Dalam keadaan parti melayu yang saling bertelagah ini maka setelah hilangnya kerajaan PN adakah lagi peluang kerajaan MELAYU ISLAM kembali sesudah melalui PRU nanti?



Saturday, October 31, 2020

10 RIBU KE 10 SEN KE PRINSIP SIMPANAN IALAH JANGAN USIK

 



10 RIBU KE 10 SEN KE PRINSIP SIMPANAN IALAH JANGAN USIK


Pakar perunding kewangan dah kata prinsip SIMPANAN ialah JANGAN USIK. 10 RIBU ke 10 SEN ke. Perlu tahu simpanan itu untuk tujuan apa. Ada jenis simpanan kita khaskan untuk kecemasan, maka apabila kecemasan gunalah. Ada jenis simpanan kita sudah tetapkan hanya untuk digunakan selepas persaraan maka jelas selagi boleh jangan sekali kali digunakan sebelum mencapai umur persaraan. Itu pun ramai yang gagal uruskan wang ini lebih2 lagi ia diberikan dalam jumlah yang besar. Ada yang berbelanja tidak berhemah dan ada juga yang ditipu skim cepat kaya. Maka ada pula yang melihat skim pencen bulanan lebih menjamin kesejahteraan hari tua dan mengelakkan golong warga emas ini tersepit dengan masalah kewangan dikala tidak lagi mampu untuk bekerja. 


Kerajaan perlu untuk memastikan undang2 ini dipertahankan kerana jika tidak kerajaan juga yang terpaksa memberi bantuan kepada golongan pesara ini jika ia berlaku. 


Cukuplah dengan banyak kelonggaran yang sebenarnya satu pencabulan prinsip simpanan ini atas sebab kelangsungan hidup melalui akaun 2. Malah kerajaan memperkenalkan kaedah pengeluaran khas secara bulanan selama melalui akaun 2 ini sebaik sahaja mengumumkan PKP. Kita tidak tahu sampai bila pandemik ini akan berakhir. Kerajaan tidak mahu alasan pandemik ini meninggalkan kesan lebih panjang dari sepatutnya. 


Lebih baik kerajaan menumpukan bantuan secara bersasar dengan rizab yang masih besar jumlahnya dari membenarkan rakyat mengunakan duit simpanan persaraan mereka sendiri. Sekali kita benarkan simpanan diusik maka tidak mustahil pelbagai lagi alasan selain pandemik akan timbul pada masa hadapan dan akhirnya matlamat kerajaan menubuhkan KWSP tidak akan tercapai dan kerajaan akan tersepit pada masa hadapan apabila rakyat yang perlu dibantu jumlahnya bertambah apabila mereka mencapai usia persaraan.